Jumat, 13 Desember 2013

Ep. 21 Andai Aku Datar .

aku mungkin memilih kecewa Bintang daripada bahagia dengan beribu kebohonganmu.
aku tak tau namun aku tau. tak tau bagaimana perasaanmu namun aku tau siapa yang ada dihatimu, bukan aku.
aku tak ada namun aku ada. tak ada dalam hatimu namun aku ada saat kau memang butuh aku.
aku tak kecewa namun aku kecewa. tak kecewa didepanmu namun dalam hatiku selalu kecewa.
aku tak pergi namun aku pergi. tak pergi saat kau dihadapanku dan melihatku, namun pergi saat kamu memang deengan wanita yang ada didalam hatimu.
aku tak sedih namun aku sedih, aku tak gundah namun aku gundah. aku tak menangis tapi air mata ini mengalir seperti air dialiran sungai, dengan tenang, dengan lembut dan mengikis batu berisakkan gemuruh seperti tangisku. oh andai saja.

andai aku adalah pohon ranting yang jatuh dari ketinggian, pasti tak akan sakit.
andai aku adalah dinding yang menyaksikan kamu duduk merenung memikirkan keteguhan hatimu.
andai aku adalah rintikkan hujan yang tak hentinya jatuh dan menggelapi, membasahi harimu .
andai aku adalah orang lain, atau andai aku mampu menangis bahkan dihadapanmu.
agar kamu tau bahwa aku hanya datar. semua terasa datar. tak senang, tak sedih, tak kecewa, tak gundah, tak bahagia, tak tertawa, dan tak ada rasa apapun.
karnamu, bintangku. dan tetap itu kamu bintangku. semua pupus, bukan tapi datar sedatar mungkin. bahkan hanya lengkungan, yang sakit dan aku sendiri tak tau namanya.
Mngkin tak bisa kau hentikan, membaca pesanmu, melihat status mu, dan mengenalmu itu karena senja, senja yang datar bahkan andai aku datar.
seorang yang datar, bahkan sangat datar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar