Kamis, 12 Desember 2013

Ep. 19 Berawal Dari Pura-Pura !

"Hay, menunggu lama?" sapa bintang.
"nggak kok, cuman sejam doank!!!" jawabku ketus.
"ciee ngambek, ntar cantiknya hilang loh" rayunya.
"kalau aku cantik, kenapa kamu masih punya banyak cewek lain?" kemudian dia diam mendengar pertanyaanku.
aku lalu tersenyum karena malu. entah bagaimana fikirannya dan apa yang ia rasakan sampai saat ini aku masih belum tau, dia masih saja seperti iini. berkata aku cantik, berkata aku wanita yang baik segala macam tapi masih saja ada cewek lain dihidupnya. banyak pula. banyak sekali malahan.
"pasti ada yang ingin kamu katakan, cerita aja" dia mengalihkan pembicaraan sambil merapikan rambutku.
entah aku harus jujur atau bagaimana, atau haruskan aku memutar balikkan kata agar dia tidak tau maksud sesungguhnya. iya, aku hanya ingin ada aku dihidupnya bukan orang lain.
"kata orang, kita harus berpura-pura menyukai masakan ibu walaupun tidak berkenan dihati dan yang rasanya gak enak" kataku berbelit-belit.
dia hanya heran dan mungkin dalam pikirannya sebenarnya apa yang ingin aku katakan.
"kata orang juga, kalau kita harus pura-pura suka pelajaran matematika supaya bisa lulus pas ulangan walaupun benci banget," lagi-lagi aku moduss.
"terus?" katanya.
"nah, ternyata selain memang suka, ada juga suka dari pura-pura dan menjadi terbiasa. Bintang, bisa gak kamu pura-pura juga? kamu pura-pura aja cinta sama aku sampe kamu terbiasa dan akhirnya kamu memang cinta sama aku. kan berawal dari pura-pura!" kataku dengan senyum lebar.

"bisa gak kamu pura-pura kirimin aku pesan pagi-pagi terus bilang, 'pagi cinta' atau 'pagi sinarku', ''pagi gadis kecilku'' atau apapun itu walaupun kamu cuman pura-pura. terus kamu pura-pura gandeng tangan aku walaupun sebenarnya kamu gak mau. pokoknya pura-pura aja, pura-pura kalau cuman ada aku. cuman aku cewek yang ada dalam hidup kamu." kata ku dengan nafas ngos-ngosan.
dia menatapku dan memegang tanganku, "kamu suka yang pura-pura?". tanya nya.
"aku gak suka, tapi bagaimana lagi? katanya dari pura-pura bisa jadi terbiasa bintang. atau, kasi ucapan selamat pas aku berhasil melakukan sesuatu. bahkan sangkul aku pas aku lagi sedih atau gendong aku pas aku capek jalan dari pinggir senja menuju depan gerbng senja walaupun kamu keberatan. hehe" aku kemudian tertawa.
"iya, memang berawal dari pura-pura. tapi aku nggk mau pura-pura terus apalgi sama kamu." tegasnya..
aku hanya diam dan menundukkan wajahku. kemudian dia memegang tanganku dengan erat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar