Jumat, 20 September 2013

Ep. 5 Surat Pertama :D

Setelah malam itu usai merayakan ulang tahun laki-laki itu dan Ia mengantarku pulang, otakku tak pernah berhenti memikirkannya. Hingga hari ini aku masih sangat senang seperti ini, setiap hari hanya menunggu dan menunggu walaupun aku tau Ia hanya datang seminggu sekali.
Terkadang aku datang hanya untuk menyapa senja lalu pulang, kadang pula aku duduk dan menatap senja lalu pulang. Menunggu siapa tau Ia datang saat bukan waktunya.
sama seperti biasanya, sore ini aku akan mengunjungi senja dan menunggu laki-laki itu.
hari ini kugunakan baju biru kesukaanku dengan rok panjang yang berenda-renda, membawa pensil dan kertas gambarku.
Iya, lagi-lagi aku hanya menunggu dan menunggu dengan tatapanku kearah senja.
seakan senja itu tersenyum dan menyemangatiku untuk menunggu. Iya,, senja tanpa kau semangatipun aku selalu kuat menunggu.
Tak beberapa lama laki-laki itu datang, sepeerti biasa Ia hanya tersenyum.
Lalu Ia duduk, hari ini Ia terlihat sangat bersemangat dengan baju merahnya, lagi-lagi dengan celana 3/4 nya.
"tak bosan memandang senja?
oh aku tau, apa kau menungguku?", katanya dengan senyum jahil.
aku hanya menyerngitkan alisku dan kemudian tertawa.
kemudian ia mendesah dan kembali menyenderkan kepalanya ke bahuku, aku hanya diam dan memandang senja.

tak ada percakapan yang panjang, hanya percakapan seperti in setiap kali kami bertemu. tak ada yang menanyakan tentang satu sama lain. iya, aku memang belum berharap untuk tau banyak akan laki-laki ini.

kemudian ia mengelarkan sepucuk serat dari kantongnya.
Aku hanya tersenyum dan menerima suratnya.
 Beberapa lama duduk, lalu kita pulang. aku bergegas pulang karna sudah tak sabar untuk membaca surat  ini.
"  hay putri senja,
terima kasih untukmu putri yang aku tak tau namanya.
kamu meminjamkan bahuku kali ini tanpa kamu tau siapa aku.
iya putri senja, aku sangat nyaman dengan hal ini.
aku harap kamu sosok yang baik yang menenangkan hati ini.
iya, aku memang tak mengenalmu tapi aku nyaman dengan hal ini.
jangan takut pada bayangan karena di dekatnya pasti ada cahaya 
putri senja "
aku hanya tersenyum girang membaca surat ini. iya, ini surat ku yang pertama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar