Minggu, 24 Maret 2013

Pertengkaran ...


Pertengkaran merupakan hal yang wajar dan sudah menjadi hukum alam dalam kehidupan. Semua jenis makhluk hidup pasti merasakan dan mengalaminya. Pertengkaran ini dijadikan sebagai sarana untuk mengungkapkan isi hati dan mengeluarkan emosi. Namun banyak yang hancur karena pertengkaran tersebut, dan jarang bisa diselesaikan dengan hasil yang akhirnya baik dan membahagiakan.
            Pagi ini mungkin pagi yang kesekian kalinya telinga ini mendengar hal yang tak pernah aku ingin dengar saat aku lahir hingga sekarang ini. Mungkin efeknya aku begitu sedih dan tak pernah tau akan menceritakan semua ini ke siapa selain disini.
Hmm.. well, mungkin ini fakta suatu pernikahan dan rumah tangga. Mungkin juga bukan aku satu-satunya anak yang tidak menginginkan kedua orang tuanya bertengkar. Mendengar cerita ibuku, sejenak tetesan air mata itu selalu mengalir dan nafasku mulai tersendak-sendak dan jantungku mulai berdetak sangat kencang hingga aku harus menghabiskan 2 botol air agar pernafasanku kembali normal.
            Perlahan ibuku bercerita, semakin ricuh rasanya pikiranku dan aku harus menutup telponku dan mulai mencari bantalku dan termenung. Mungkin saat ini aku butuh seseorang dan sangat mengharapkan akan ada yang mengerti posisiku dan bahkan ada yang berkata “aku tidak pernah mengerti bagaimana rasanya, tapi aku harap kamu bersabar karena rasanya akan segera hilang jika kamu menutup matamu sejenak”, dan aku harus berkata seperti itu dengan diriku sendiri , karena aku yakin tidak semuanya mengerti karena jarang ada yang mau perduli namun sekarang aku yang mengerti bahwa rasanya sulit digambarkan, dan kepercayaan juga sangat sulit untuk aku tebak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar