Terkadang aku harus mengakui bahwa aku memang sangat
menginginkan kau seperti film.
Yang sudah ditakdirkan untuk menjadi jodohku sejak awal.
Namun aku tidak juga berharap bahwa catatan-catatanku akan dibaca olehmu dan kau akan tau yang sebenarnya terjadi padaku bahkan hingga mengubah sikapmu
sesuai keinginanku.
Aku tau kita berbeda, bahkan hampir seperti Woong dan Mi Ho
, namun akhirnya mereka berakhir bahagia.
Hah,, sungguh mengharukan.
Apa kau rela mati demi aku?
Tentu saja tidak. Aku tau jawabanmu dan tidak mungkin karena
kamu tidak pernah mempunyai dan tidak mempercayai akan cinta nyata. Yang kau
tau hanya cinta hayalan yang palsu.
Aku sekarang mengerti, tidak seharusnya aku memohon seperti
ini karrena mungkin kamu tidak pernah mengubah perasaanmu menjadi nyata.
Suatu perasaan itu bukan karena aku selalu ada untukmu, tapi
karena kau memang benar-benar serius menyukaiku, dan bahkan kamu sama saja
egois dan selalu mau dipengaruhi oleh orang yang belum tentu tau bagaimana masa
depanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar