Kamis, 21 Maret 2013

Keegoisan Kah?

semakin hari aku mungkin akan menjadi orang yang paling jiahat..
hmm.. I think so..
tapi apa aku menjadi orang yang satu-satunya salah? :'(
menurutku wajar kalau seseorang meminta perhatian terhadap pasangannya kan..
aku selalu berdoa agar orang yang aku perhatiankan akan balik memberikan perhatiannya terhadapku.
huh, rasanya aku tidak membutuhkan perhatian akan untuk mkan atau minum atau mandi,
karena semua itu akan aku lakukan tanpa di suruh atau diingatkan.
aku cenderung mengharapkan orang yang memperhatikan keyakinanku dengan tidak meninggalkan keyakinannya.
selama ini aku selalu mencoba memahami dan menghargai keyakinan orang lain tanpa memperhatikan keyakinanku sendiri, hingga dalam hal itu aku terkadang lalai.
namun, apa salahnya kan kalau saling menghargai? itu merupakan kata yang gampang namn tak banyak orang yang mampu mengatasi kata itu dengan baik.
menyayangi berarti menghargai kan?
menurutku tidak salah kalau kita saling mengingatkan walaupun kita memiliki pasangan beda keyakinan.
hmmm... kalau tidak seperti yang aku jelaskan, mungkin memang tak ada yang namanya sayang melainkan keegoisan yang mungkin aku sendri mengalaminya.
mungkin seseorang harus belajar terlebih dahulu bagaimana caranya menghargai pasangannya baru menyayangi.
mengapa aku berbicara begini? karena aku semakin percaya, bahwa perhatian itu sesungguhnya aku tidak butuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar