Senin, 12 November 2012

SUATU SAAT

Langkah kaki telah terayun jauh
Jejak tapak kaki masih terlihat jelas
Dibalik punggung waktu yang tlah berlalu
Berlalu bersama lembar-lembar kenangan

Lembaran kenangan ketikan ku berpijak pertama kali
Berpijak di poros keterampilan hidup
Berpijak di pusat pembelajaran hidup
Berpijak di mimpi baru masa depan

Setiap pagi hingga siang hari
‘ku habiskan waktuku disekolah ini
Belajar huruf dan angka, juga keahlian diri
Belajar untuk bekal hidup mandiri

Ada saat aku serasa disiksa
Dipaksa untuk mendengar dan mengerti
Ada masa aku terjatuh
Terjatuh karena hukuman yang aku terima

Namun sesaat setelah ini
‘tak ‘kan ‘ku temui lagi sosok tegas penuh wibawa
Guru-guru yang tanpa lelah menanggung beban masa depan anak bangsa
Sosok motivator, yang setiap saat seolah berpetuah
“Terus semangat dan gapai cita-cita”

Sesaat setelah ini..
‘tak ‘kan ‘ku temui lagi sosok riang penuh canda
Sahabat-sahabat ku tercinta
‘tak ‘kan ‘ku temui lagi sosok sopan penuh iba
Penjaga gerbang, petugas kebersihan, hingga ibu kantin

Perpisahan ini sangat berat ‘ku ungkapkan
Kelu sudah bibir ini terucapkan
Namun, jangan pernah ada tangis
Apatah lagi hingga hati terasa teriris
Karena suatu saat nanti
Kita pasti bertemu kembali

Selamat jalan,
Rambu lalu lintas kehidupan masih panjang ‘tuk kita lewati
Tetap semangat, kuat, dan genggam erat
Niat untuk terus menuntut ilmu dengan giat
Harumkan nama bangsa dengan suatu saat

Saat kami adik-adikmu,
Dengan bangga menyaksikan engkau kembali
Menjunjung kami di poros keahlian kini
Membawa segudang pengalaman untuk dibagi
Saat inilah…
Saat yang tepat kami ucapkan
Jejak tapak kakimu takkan bisa hilang
Hanya dengan jejak tapak kaki yang baru kami mulai

Masa lalu dibalik punggung waktu mu
Saat ini menjadi kenyataan untuk kami lalui
Bersama pahlawan-pahlawan bangsa yang kau kenang
Pahlawan yang terus siap mendidik anak bangsa

Melangkahlah …
Buat jejak langkah baru yang lebih baik
Langkah kaki yang membuat kami yakin
Yakin untuk meneruskan perjuangan kami
Meniru langkah hidupmu, prestasimu, dan kemandirianmu

Suatu saat…
Kamipun akan meninggalkan poros keahlian ini
Namun, sosok tegas dan berwibawa itu akan selalu disini
Merangkai masa depan anak-anak bangsa lainnya

Selamat jalan kakak-kakak
Selamat merajut masa depan indah
Masa depan anak SMK
Yang dibekali keahlian hidup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar